Selasa, 25 Juni 2013

CORETAN KE-2 ( Cerita Menunggu-ku)

Wah,, blog-ku sudah lama tidak saya buka. Gimana kabar-mu kawan? (bicara sama blog-ku ini)
Sempat merasa berdosa juga sudah buat blog gini tapi malah dianggurin.

Oh iya,, kemunculan saya kali ini itu mau share tulisan saya (sebenarnya hanya coretan-coretan biasa sih) yang saya buat waktu tanggal 22 Juni kemarin.. Tentang apa tulisan ku ini ,,langung saja kalo gitu kita ke TEeKAPEe (kemudian musik dari para dalang berbunyi,, jeng jeng jeng....)




Today,  June 22th 2013.
Kembali menulis mungkin menjadi tema atau judul dari apa yang anda baca ini. Bukan karena lagi ingin menulis tapi karena benar-benar merasakan kebosanan yang sangat di tempat saya berada saat tulisan yang anda baca ini saya buat. Jadi, saya teringat “lagi” sama kebiasaan saya sewaktu semester 5 lalu kalau lagi bosan begini. Ya, saya akan langsung menulis (mencorat-coret buku) kalau saya merasakan kebosanan yang hampir mirip sama yang saat ini saya rasa. Masalah apa yang saya tulis itu ya sama seperti yang anda baca saat ini sampai tulisan ini berakhir.
Biasanya kalo tiba-tiba harus menulis begini saya pasti tulis apa yang ada diotakku saja, sesuai yang saya lihat, saya alami, saya rasakan. Saya paling tidak jago, juga tidak begitu suka sama tulisan yang berbau “FIKTIF”, saya bosan sama hal-hal rekayasa seperti itu (ya, karena setiap hari saat kuliah selalu saja pelajaran rekayasa yang saya dapatkan). Saya ini berada didunia nyata loh, untuk apalagi menciptakan dunia baru yang tidak jelas begitu? Eits,, tapi ini pendapat saya pribadi yah jadi nggak usah marah buat kalian yang sebelumnya sudah terlebih dahulu suka sama hal-hal fiktif, itu HAK Kalian.
Oke, saya  langsung saja bercerita yah (Diam sejenak,, mikir apa yang mo diceritakan). Nah,, saya mau bercerita tentang kenapa saya merasa bosan disini saja. Jadi, saat ini (waktu Indonesia bagian saya nulis cerita ini :D ) itu saya berada di Pelataran Kantor PT. Telkom Wilayah Sulawesi Tenggara tepatnya di gazebo dekat pos security-nya kantor ini. Saya kesini itu karena sehari sebelum hari ini saya sudah buat janji untuk ketemu “Klien” (calon pelanggan saja bacanya kalo nggak ikhlas baca “Klien” ) yang ingin dibuatkan PIN untuk komunitasnya. Jadi kemarin Deal ketemuannya disini, waktunya Ba’da Ashar.
Sesuai deal yang sepemahaman ku, datanglah saya kesini sebelum shalat Ashar karena takut buat si “Klien”ku ini menunggu lama. Maklum saja, jarak rumahku kesini itu jauh belum lagi kalo harus berangkat dari rumah berarti saya berangkatnya sesudah saya shalat Ashar juga. Kebayangkan bagaimana kira-kira kalo  seandainya si “Klien”ku ini yang harus nungguin saya? Ga’ etis bangett. Kan dia itu Klien pertama ku,, hehehehe. Ntar kesannya langsung jadi jelek gitu. Tapi, ternyata saya lupa kalau saya ini berada di Indonesia. (tau maksud saya kan?) Saya kepagian datang kesininya, malah mungkin bisa dikatakan kalau saya kesubuh-an datangnya. Si “Klien” saya ini ternyata baru beranjak mau mandi saat saya sudah tiba disini (saya taunya saat saya sms dia). Tapi setelah membaca sms itu, akhirnya berpikir kalau Saya mungkin juga salah mengartikan bahasa penunjuk waktu “Ba’da Ashar” itu. Iya, ternyata baru tersadar saat ini kalau Ba’da Ashar itu rentang waktunya lumayan panjang. Sebelum waktu Maghrib datang ya tetap ba’da Ashar juga namanya (sekalipun jam 5.30).  Pppfffttthhh  ……
(titttttttttttttttttttttt,,,ceritanya di stop dulu. Klien ku datang, ntar kalo sudah dirumah Insya Allah ceitanya diusahakan selesai)

Oke,, cerita saya lanjutkan lagi karena sekarang saya sudah dirumah.
Sambil menunggu si Klien-ku ini datang saya celingak-celinguk kesekitar saya, banyak orang ternyata. Tapi kesemua mereka yang da disini itu ya hanya saya yang saat ini hanya sendiri. Duduk didepan laptop, tidak jelas apa yang dibuat sampai akhirnya saya kepikiran untuk mendatangkan  salah seorang teman  saya (Ia juga tim saya kalo kerja project bgini).
Deemonn(sedikit mengalami penyamaran nama) namanya, dia itu Tukang Desain-nya Tim kami. Kebetulan project yang akan kami kerjakan ini pasti dia yang desain jadi langsung saja saya suruh datang kesini. Pas saya telepon dia, ternyata dia juga baru bangun tidur. Hmm,, Rapanya Allah mengaharuskan saya unutk sendiri saat ini disini. Oke, saya lanjutkan Prosesi Menuggu ini. Ingin sekali rasanya meng-sms si Klien ku ini untuk menanyakan keberadaannya “lagi” tapi rasanya ga sopan. Kok saya yang butuh, saya yang mendesak? Kan ga ada sopan-sopanya sama sekali.. Menunggu kembali dilanjutkan.
30 menit, 45 menit, sejam, sejam lewat seperempat belum juga ada tanda-tanda orang-orang yang saya tunggu ini akan datang. Sampai akhirnya memasuki 90 menit waktu menunggu saya, datanglah dua orang Cewe’ berjilbab dengan senyuman ga ada dosa gitu mendekat ke saya.
“Maaf Ka’ telat datangnya. Kakak belum lama nunggu kan?” tanya si “Klien”ku ini. (tadinya sih seneng waktu dia minta maaf karena telat tapi pas dengar pertanyaannya langsung hilang senengnya).. Dengan senyum akhirnya saya jawab, “Ga papa de’, kan memang janjinya Ba’da Ashar jadi ade’ belum telat kok”. Kemudian mereka saya persilahkan duduk. Tak lama setelah  itu, teman saya Deemonn pun datang juga dan langsung bergabung dengan kami untuk membicarakan Project ini..

Hmm… sekarang jadi bingung mau buat gimana endingnya ini cerita. Rasanya ga enak banget kalo harus begini saja endingnya, tapi udah betul-betul ga ada yang mau diceritakan. Kan tadi niatnya Cuman mau ceritakan yang waktu saya menunggu ini..
Mungkin Cuma sedikit saran aja dari saya sebelum saya mengakhiri ketikan saya ini, 
“Kawan,, lain kali kalau kalian harus berjanji tetap ingat bahwa janji adalah Hutang, tetap harus ditepati, dilunasi secara utuh. Kepercayaan itu biasanya diukur dari seberapa bisa Kita menepati Janji kita. Dan INGAT Kawan,, jangan coba-coba berjanji dengan penunjuk Waktu yang ambigu seperti saya tadi kalau kalian bukan tipe orang yang Jago menunggu. OKE….”.
Wassalaam…